Monthly Archives: Mei 2018

BKD TERIMA KUNJUNGAN TIM TP2D KOTA SAMARINDA

Kutai Kartanegara – Kepala BKPSDM Kabupaten Kutai Kartanegara Drs. Jane Andriana R.Z, MT  didampingi Sekretaris dan Kabid/Kasubid hari ini, Selasa  (10/4)  menerima kunjungan kerja (study banding) dari Tim TP2D ( Tim Penanganan Pelanggaran Disiplin ) Kota Samarinda.

Adapun, kunjungan tim TP2D Kota Samarinda  yang ditugaskan kepada Kepala Inspektorat Kota Samarinda Drs.H.M.Yamin.,M.Si, Kabid Pengendalian BKPPD Rachmani, SH .,M.Hum , dan Kasubbag Umum BPKAD  Onny Octavian, SE kali ini merupakan kunjungan Road Show ke beberapa kota/kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur seperti  Kabupaten Kutai Kartanegara, terkait dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil  .

Kunjungan dalam rangka bertukar informasi  ini membahas tentang bagaimana cara cara menangani kasus – kasus ASN yang terjerat kasus Hukum yang terkait kasus kasus pidana  pidana dan TIPIKOR.

Dalam Kesempatan tesebut, Drs. Jane Andriana R.Z, MT  menjelaskan bahwa saat ini memang terdapat Kasus  pelanggaran pidana dan tipikor yang dilakukan oleh ASN Kabupaten Kutai Kartanegara namun belum dilakukan tindakan Penjatuhan Disiplin terhadap ASN tersebut dikarenakan belum ada keputusan incracht / proses penahanan namun jika sudah ada dasar keputusan maka kami akan melaksanakan diperlakukan peraturan   sesuai dengan peraturan perundang-undangan .

Sementara Kabid Pengendalian BKPPD Rachmani,SH .,M.H berbagi informasi  tentang  Langkah – langkah yang biasanya dilakukan Tim TP2D Kota Samarinda dalam menangani ASN yang terkena kasus pidana/ TIPIKOR seperti melihat hasil keputusan apakah termasuk pidsus atau pidum , melihat indikasi kasus tsb berencana atau tidak , Membaca amar putusan, Membaca putusan secara utuh, dan terakhir bersurat kepada  pengadilan bagaimana terjadinya suatu keputusan itu sebelum dibahas oleh tim TP2D Kota Samarinda dan mengambil suatu keputusan.

Kedepannya Tim TP2D Kota Samarinda dan BKPSDM Kabupaten Kutai Kartanegara berkomitmen untuk terus bekerja sama dan tetap bertukar informasi mengenai kasus – kasus pelanggaran disiplin ASN demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa. (vk)

Diklat Prajabatan Golongan II dan Golongan III Formasi Khusus Diselenggarakan Di Samarinda.

Kutai Kartanegara – Pemerintahan Kabupaten Kutai Kartanegara bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Timur  menyelenggarakan Diklat Prajabatan Golongan II dan Golongan III Angkatan VII dan VIII Formasi Khusus  Tenaga Kesehatan Dan Penyuluh Tahun 2018 Di Samarinda.

Pada Rabu (2/5) Kegiatan Diklat Prajabatan ini resmi dibuka oleh Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Timur Prof.Dr.Dwi Nugroho Hidayanto, M.Pd didampingi oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Kutai Kartanegara Dra. Jane Andriana R.Z, MT yang ditandai dengan pengalungan name tag para peserta Diklat Prajabatan secara simbolis.

Diklat Prajabatan ini diselenggarakan sesuai dengan yang diamanatkan Peraturan Pemerintah No. 101 Tahun 2000 Tentang Pendidikan Dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil dimana syarat CPNS untuk dapat diangkat menjadi PNS adalah harus sudah mengikuti dan lulus Diklat Prajabatan.

Diklat Jabatan Kelas Kabupaten Kutai Kartanegara ini dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan Pegawai Negeri Sipil, menambah dan pembentukan pengetahuan dasar tentang system penyelenggaraan pemerintahan, wawasan kebangsaaan, kepribadian dan etika pegawai negeri sipil
( PNS) ini diikuti oleh 61 peserta yang terdiri dari 44 CPNS Kabupaten Kutai Kartanegara, 5 CPNS Kabupaten Mahulu, 10 CPNS Kabupaten Malinau dan 2 CPNS Kabupaten Paser dimana kurikulum pembelajaran mengacu pada Peraturan Kepala LAN RI No. 10 tahun 2015 yang dirubah dengan Perka LAN No. 16 Tahun 2017 dimana jumlah pembelajaran hanya 78 jam dan setara dengan 7 hari efektif pembelajaran secara klasikal.

Dalam Kesempatan tesebut, Drs. Jane Andriana R.Z, MT  memberikan sambutannya bahwa penyelenggaraan diklat ini dilaksanakan pada dasaranya bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya aparatur pemerintah untuk meningkatkan pengetahuan , keahlian, keterampilan dan sikap agar dapat melaksanakan tugas secara professional dengan dilandasi kepribadian dan etika Pegawai Negeri Sipil (PNS). Oleh karena itu beliau mengharapkan agar para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang telah didapat selama mengikuti diklat prajabatan ini, dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat dengan lebih cepat, tepat, terencana, terstruktur dan terukur.